Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Gegara Tak Terima Ditegur saat Lawan Arus, Pemuda di Malang Dikeroyok

By On Mei 20, 2024


KOTA MALANG, BM.Online – Viral di media sosial (Medsos) video yang memperlihatkan seorang pemuda dikeroyok sejumlah orang. Pengeroyokan itu terjadi di Sawojajar, Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur (Jatim).

Dalam video berdurasi 43 detik itu, terlihat seorang pemuda jadi bulan-bulanan massa. Bogem mentah hingga helm dilayangkan massa ke pemuda itu.

Kapolsek Kedungkandang, AKP Effendi Budi Wibowo melalui Panit Reskrim Polsek Kedungkandang, Aipda Arif Rudyamsyha mengatakan, pengeroyokan itu terjadi pada Minggu dini hari, 19 Mei 2024, sekitar pukul 02.00 WIB.

Effendi mengatakan, pemuda yang dikeroyok itu diketahui bernama Satrio Utomo (19), warga Tirtoyudo, Kabupaten Malang.

Peristiwa bermula saat Satrio mengendarai motornya melawan arah. Salah seorang warga sekitar bernama Anjas (21) yang juga naik motor mencoba mendekati Satrio untuk menegur.

“Kesalahpahaman soal lawan arus. (Satrio) papasan sama warga situ (Anjas), mungkin nggak terima. (Yang lawan arus ketika ditegur) pada akhirnya memaki dan menendang warga sampai jatuh,” kata Arif kepada wartawan, Minggu, 19 Mei 2024.

Anjas yang terjatuh tersulut emosi hingga meneriaki Satrio sebagai maling. Sejumlah pemuda yang ngopi di sekitar lokasi mendengar dan menghadang Satrio. Terjadilah aksi pengeroyokan itu.

Tidak lama setelah itu, petugas kepolisian yang sedang piket datang usai mendapat laporan dari warga.

Petugas langsung menghentikan aksi pengeroyokan itu dan membawa Satrio beserta 7 warga sekitar yang terlibat ke Polsek Kedungkandang.

Saat dimintai keterangan, Satrio mengaku awalnya dia baru saja COD beli sabuk dan nongkrong sebentar. Saat pulang ketemuan warga dan akhirnya diteriaki maling. Sudah dilakukan mediasi dan kedua belah pihak sepakat berdamai.

“Sama keluarga didamaikan langsung. Keluarga Tirtoyudo datang dan dilakukan mediasi untuk damai setelahnya,” pungkasnya. (*/red)

Ledakan Mercon Rusak Rumah Warga Ponorogo, Lima Orang Jadi Tersangka

By On Mei 19, 2024


PONOROGO, BM.Online – Polisi menetapkan lima tersangka kasus ledakan mercon untuk balon udara. Ledakan mercon itu merusak sebagian rumah Lasemi, warga Desa Blembem, Kecamatan Jambon.

Kelima tersangka itu terdiri dari satu orang dewasa dan empat anak-anak. Mereka ketahuan terlibat pembuatan mercon dan mengakibatkan ledakan hingga merusak bagian genting rumah Lasemi.

“Kasus Jambon dalam hal ini sama tentang meledaknya bahan mercon. Penyidik menetapkan lima tersangka,” kata Kanit Pidana Umum (Pidum), Iptu Guling Sunaka, Minggu, 19 Mei 2024.

Guling mengatakan, satu orang dewasa yang ditetapkan tersangka berinisial MN (21). Sedangkan empat anak berinisial PAR (15), ADFA (14), FYA (14) dan ABA (13). Seluruhnya warga Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo.

“Tersangka dewasa telah dilakukan penahanan,” ucap Guling.

Saat ini, kata Guling, penyidik masih melakukan pemenuhan alat bukti. Penyidik juga melakukan koordinasi dengan tim labfor Polda Jatim berkaitan dengan kasus ledakan mercon itu.

“Kami kirim bahan peledaknya ke pihak Labfor Polda Jatim (laboratorium forensik Polda Jatim),” kata Guling.

Kelima tersangka akan dijerat pasal 1 ayat 1 Undang-Undang nomor 12 tahun 1952 jo psal 56 KUHP.

“Dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun penjara,” tandasnya.

Sebelumnya, warga Desa Blembem, Kecamatan Jambon dikejutkan bunyi keras ledakan mercon pada Selasa malam, 14 Mei 2024,  pukul 22.00 WIB. Rumah milik Lasemi (55) rusak parah akibat ledakan bahan petasan yang hendak dipasang di balon udara itu.

Rumah milik Lasemi rusak di bagian atap, gentingnya hancur sebagian, alat elektronik rusak akibat ledakan. Bahkan dua orang remaja turut menjadi korban luka bakar dan dirawat di RSUD dr Harjono Ponorogo.

Kepala Dusun Dukuh tempat Lasemi tinggal, Suparno menyebutkan, sebenarnya para remaja itu sudah diingatkan tidak membuat mercon di rumah Lasemi. Tapi katanya mereka baru saja menemukan balon udara, sayang kalau tidak bikin mercon.

“Sudah diingatkan sama pemilik rumah, jangan bikin petasan. Rumah ini kosong, yang ditinggali bagian belakang. Mereka bikin mercon untuk balon. Katanya habis nemu balon udara, terus sayang kalau nggak dibikin. Katanya buat Idul Adha nanti,” kata Suparno. (*/red)

11 Rumah Warga di Lumajang Rusak Akibat Banjir dan Longsor

By On April 21, 2024

Kepala BPBD Lumajang Patria Dwi Hastiadi. 

LUMAJANG, BM.Online – Sebanyak 11 rumah rusak akibat bencana banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Lumajang pada Kamis, 18 April 2024.

Banjir dan longsor terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Lumajang pada Kamis sore, 18 April 2024, hingga malam hari.

Data BPBD Lumajang, terdapat sembilan kecamatan di Lumajang yang terdampak bencana banjir dan longsor.

Diketahui, banjir yang terjadi tidak hanya berupa banjir lahar hujan Gunung Semeru. Namun, terdapat juga banjir akibat meluapnya debit air sungai yang letaknya berdekatan dengan aliran yang dilewati lahar.

Empat kecamatan terdampak banjir lahar Gunung Semeru yakni Candipuro, Pasirian, Tempah, dan Pasrujambe. Sementara empat kecamatan yang terdampak banjir akibat meningkatnya debit sungai, yakni Kecamatan Senduro, Sumbersuko, Lumajang, dan Sukodono. Sedangkan, satu kecamatan sisanya yakni Pronojiwo terdampak bencana longsor.

Kepala BPBD Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi mengatakan, terdapat 11 rumah yang mengalami kerusakan akibat banjir. Rumah tersebut berada di empat kelurahan yang ada di Kecamatan Lumajang dan Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang.

Rinciannya, satu rumah rusak berat, delapan rumah rusak sedang, dan dua rumah rusak ringan.

“Data terbaru per sabtu sore ini kami laporkan ada 11 rumah yang mengalami kerusakan mulai dari kategori ringan hingga berat,” kata Patria kepada wartawan, Sabtu, 20 April 2024.

Patria menambahkan, di hari kedua tanggap darurat bencana ini, selain melanjutkan proses asesmen, pihaknya juga mulai melakukan pembersihan pemukiman terdampak banjir.

Targetnya, kata dia, sebelum masa tanggap darurat berakhir pada 2 Mei 2024, semua fasilitas dan pemukiman warga sudah bisa dibersihkan. Sehingga, warga terdampak bisa kembali beraktifitas dengan normal.

“Jadi hari kedua ini kita lakukan pembersihan secara serentak dan kita libatkan semua unsur, harapannya sebelum masa tanggap darurat ini berakhir bisa kita tuntaskan semua pekerjaan,” ujarnya.

Sebagai informasi, bencana banjir dan longsor di Lumajang juga menyebabkan 17 jembatan rusak, 24 saluran irigasi terdampak dan tiga orang meninggal dunia. (*/red)

BMKG: Tekanan Rendah di Laut Arafuru Selatan Picu Gelombang Tinggi dan Hujan Lebat di Timur Indonesia

By On April 21, 2024


JAKARTA, BM.Online – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengindentifikasi adanya perkembangan pola tekanan rendah di sekitar Laut Arafuru selatan Merauke.

Kondisi tersebut dapat memicu gelombang tinggi dan hujan dengan intensitas sedang-lebat di wilayah Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Selatan hingga Maluku.

Sebagai informasi, sistem pola tekanan rendah merupakan suatu sistem dinamika atmosfer yang mengindikasikan adanya pola sirkulasi angin secara siklonal yang dalam kondisi atmosfer tertentu dapat meningkat intensitasnya menjadi sistem bibit siklon.

“Sistem tersebut diketahui memiliki pergerakan ke arah Barat-Barat Laut dan peluang peningkatan intensitasnya dalam sepekan ke depan diprediksi masih berada pada kategori rendah untuk menjadi sistem bibit siklon di dalam wilayah tanggungjawab TCWC Jakarta,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto di Jakarta, Jum'at, 20 April 2024.

Guswanto mengatakan, BMKG secara berkesinambungan terus memantau kondisi cuaca dan potensi dampaknya, termasuk potensi kemunculan siklon tropis. Karenanya, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik terkait dengan informasi potensi siklon tropis di sekitar Laut Arafuru, namun tetap waspada untuk kemungkinan potensi cuaca ekstrem.

“Tidak perlu panik, pantau terus perkembangan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG melalui berbagai kanal informasi resmi. Jangan percaya kabar maupun informasi yang tidak jelas asal muasalnya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Meteorologi Publik, Andri Ramdhani mengatakan, sepekan ke depan terhitung mulai tanggal 20 April 2024, sejumlah wilayah Indonesia masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat meliputi sebagian besar Sumatera bagian Utara dan Barat, sebagian besar Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan bagian Barat dan Tengah, Sulawesi bagian Selatan dan Tenggara, Maluku dan Papua.

Andri Ramdhani menambahkan, kondisi ini dipicu oleh beberapa faktor, yakni masih aktifnya gelombang atmosfer Rossby Ekuator dan gelombang Kelvin di beberapa wilayah Indonesia, kondisi kelembaban dan labilitas atmosfer yang signifikan, serta terpantaunya sirkulasi siklonik di perairan barat Sumatera, Laut Banda, dan Samudera Pasifik sebelah utara Papua.

“Waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem, terutama wilayah-wilayah rawan bencana tanah longsor, banjir bandang, dan angin kencang. Pantau terus informasi peringatan dini cuaca melalui aplikasi infoBMKG untuk mendapatkan informasi yang lebih detail,” pungkas Andri. (*/red)

10 Unit Jembatan di Lumajang Rusak Akibat Banjir Lahar Semeru

By On April 21, 2024


LUMAJANG, BM.Online – Sebanyak 10 unit jembatan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim) mengalami kerusakan akibat banjir lahar Gunung Semeru.

Sebelumnya diberitakan, banjir lahar hujan Gunung Semeru merusak tiga jembatan hingga tidak bisa dilewati. Belakangan, jumlah jembatan yang rusak bertambah seiring proses asesmen BPBD Lumajang yang hampir rampung.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Lumajang, Heri Kurniawan membenarkan hal tersebut. Menurutnya, saat ini pihaknya tengah fokus melakukan evaluasi kerusakan dan mencarikan alternatif terbaik agar jembatan bisa segera dilalui.

“Kami sedang melakukan evaluasi dan tengah memikirkan langkah darurat agar mobilitas masyarakat bisa tetap berjalan, juga kami minimalisasi kerusakan lebih lanjut dengan melakukan penutupan jalan sementara,” kata Heri.

Heri menambahkan, saat ini Pemkab Lumajang sudah berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Pusat untuk segera melakukan perbaikan.

“Kami telah berkomunikasi dan ingin pemulihan segera dilakukan dengan efektif,” pungkasnya.

Jembatan yang rusak akibat banjir lahar hujan Gunung Semeru tersebut, di antaranya Jembatan Limpas Gondoruso, Jembatan Mujur II, Jembatan Sarikemuning, Jembatan Durek Hamzah, Jembatan Kali Slompret, Jembatan Jurang Mangu, Jembatan Limpas Kaliputih, Jembatan Sumber, Jembatan Kalimujur Gesang, dan Jembatan Gantung Kali Regoyo. (*/red)

Dampak Letusan Gunung Ruang, BMKG Minta Otoritas Penerbangan Waspada

By On April 20, 2024


JAKARTA, BM.Online – Deputi Bidang Meteorologi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Guswanto menjelaskan, erupsi Gunung Api Ruang di Sulawesi Utara memiliki dampak bagi dunia penerbangan. Musababnya, Volcanic Ash (VA) yang terlontar ke udara dapat merusak badan pesawat dan fungsi baling-baling pada pesawat turboprop atau mesin jet dalam pesawat turbofan.

“Oleh karena itu, deteksi dini dan informasi cuaca penerbangan sangat penting untuk keselamatan penerbangan,” kata Guswanto di Jakarta, Jumat, 19 April 2024.

Sejak pertama kali letusan, Meteorological Watch Office (MWO) Ujung Pandang yang berada di Stasiun Meteorologi Sultan Hasanuddin, Makassar setidaknya telah menerbitkan SIGMET VA sebanyak 18 kali. Serta Aerodrome Warning VA telah diterbitkan oleh Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi pada 18 April 2024 01.00 UTC (09.00 WITA).

SIGMET VA merupakan salah satu jenis SIGMET yang dikhususkan untuk memberikan informasi perihal sebaran abu vulkanik. Data tersebut dikeluarkan BMKG untuk menjamin keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan panduan bagi penerbangan yang melewati daerah terdampak.

Menurut Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC), Darwin, sebaran letusan abu vulkanik Gunung Ruang teramati melalui citra satelit dan terdeteksi berdampak ke ruang udara penerbangan sekitar gunung. Ruang udara yang dapat terdampak, di antaranya di Provinsi Maluku Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah bagian utara, dan sebagian Pulau Kalimantan.

Sementara, Volcano Observatory Notice for Aviation (VONA) yang terbit ketiga pada 17 April 2024 pukul 20:15 WITA mencatat ketinggian letusan abu vulkanik Gunung Ruang mencapai 3.725 Mdpl dengan status oranye. Artinya, gunung menunjukkan aktifitas meningkat dengan kemungkinkan peningkatan letusan dengan tinggi kolom di bawah 6.000 Mdpl.

Kepala Pusat Meteorologi Penerbangan, Achadi Subarkah Raharjo mengatakan, sebaran debu vulkanik terdeteksi ke arah Barat - Barat Laut dan Timur - serta Tenggara. Berdasarkan hasil laporan, terjadi penutupan di Bandar Udara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara dan terdapat laporan paper test VA positif di Bandara Kuabang, Maluku Utara.

Berdasarkan hasil paper test, pada 19 April 2024 masih ditemukan abu vulkanik positif di Aerodome Bandara Sam Ratulangi meskipun tidak setebal pada 18 April 2024. Menindaklanjuti data tersebut dan berkoordinasi oleh seluruh setakholder penerbangan maka diputuskan untuk memperpanjang penutupan bandara hingga hari ini.

“Dan terus memantau perkembangan sebaran abu vulkanik ke depan dari data informasi yang dikeluarkan oleh BMKG,” katanya.

Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi, Dhira Utama menjelaskan, BMKG telah mengeluarkan Aerodome Warning atau Peringatan Dini Cuaca Bandara pada 06.30 WITA. Di mana abu vulkanik teramati dengan jarak pandak mendatar 10KM dan kondisi ini diprakirakan akan berlangsung hingga 16.10 WITA dengan tendensi melemah.

Oleh karenanya, pihak maskapai penerbangan diimbau untuk update informasi dampak sebaran abu vulkanik secara berkala. Hal ini menjadi penting dan dapat dijadikan data acuan untuk menentukan rute penerbangan dan menghindari wilayah-wilayah udara yang terdampak dari letusan Gunung Ruang.

Pun, BMKG terus mengantisipasi perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Ruang dengan pemantauan berdasarkan citra satelit, pemodelan, dan pengamatan langsung atau paper test di bandara. Informasi dan data ini akan diupdate secara berkala dan dapat diakses oleh pihak otoritas terkait.

“Kolaborasi antar negara dan wilayah penting untuk meningkatkan kesadaran situasional akan letusan gunung berapi dan penyebabnya,” pungkasnya. (*/red)

Diterjang Banjir Lahar Dingin Semeru, Jembatan Gondoruso Lumajang Putus

By On April 19, 2024

Jembatan Gondoruso, Lumajang yang jebol akibat luapan banjir lahar dingin di Sungai Besuk Kobokan. (Foto: tangkapan layar video amatir) 

LUMAJANG, BM.Online – Banjir lahar dingin Semeru melanda sejumlah daerah aliran sungai di Lumajang. Debit aliran banjir yang sangat deras membuat Jembatan Gondoruso yang merupakan penghubung dua desa di Kecamatan Pasirian terputus.

“Jembatan putus. Gondoruso jembatan sudah putus, yang selatan sudah putus,” demikian seru warga dalam sebuah video amatir warga yang menggambarkan derasnya aliran banjir lahar dingin, Kamis malam, 18 April 2024.

Kasubbag Humas Polres Lumajang, Ipda Sugiarto membenarkan tentang putusnya Jembatan Gondoruso imbas derasnya aliran banjir lahar dingin yang melanda sejumlah daerah aliran sungai di Lumajang.

“Jembatan Gondoruso terputus akibat luapan banjir lahar dingin di DAS Besuk Kobokan,” kata Sugiarto kepada wartawan, Kamis malam, 18 April 2024.

Diketahui, Jembatan Gondoruso merupakan jembatan yang berada di Kecamatan Pasirian. Putusnya jembatan ini mengakibatkan akses dua desa di kecamatan tersebut, yakni Desa Gondoruso dan Desa Pasirian terputus.

Banjir lahar dingin Semeru melanda sejumlah kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Lumajang sejak Kamis petang imbas hujan deras. Hujan bahkan belum reda hingga pukul 23.30 WIB meski intensitasnya sudah berkurang.

Banjir lahar dingin ini melanda sejumlah DAS di Lumajang seperti DAS Besuk Kobokan, Besuk Sat, Pronojiwo, Supit Urang dan sejumlah area terdekat lainnya mengakibatkan destinasi Wisata Alam Tirtosari View terendam.

“Getaran banjir yang terekam sudah overscale karena curah hujan yang sangat tinggi disertai angin. Sebagian Warga Supit Urang sudah mengungsi mandiri karena debit air terus naik,” ujar Sugiarto.

Diketahui, sebagian warga terdampak aliran banjir lahar dingin telah mengungsi ke sejumlah lokasi. Di kawasan Candipuro, Lumajang misalnya, sejumlah warga mengungsi di Balai Desa Jarit.

Setidaknya ada 50 orang warga yang saat ini mengungsi untuk bermalam di Pendopo balai desa tersebut. Sisanya, menurut informasi, mengungsi ke rumah keluarga maupun tetangga, serta sejumlah lokasi aman dari aliran banjir lahar dingin. (*/red)

Pecah Ban dan Bergesekan dengan Beton, Bus Pahala Kencana Terbakar di Tol Jombang-Mojokerto

By On April 18, 2024


JOMBANG, BM.Online – Bus Pahala Kencana yang mengangkut 34 orang terbakar di Jalan Tol Jombang-Mojokerto, Rabu, 17 April 2024, sekitar pukul 05.50 WIB pagi.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.09 WIB. Semua penumpang dan awak bus dikabarkan selamat.

Kanit PJR Jatim III Satuan PJR Ditlantas Polda Jatim, AKP Yudiyono mengatakan, bus bernomor polisi B 7426 TK itu dikemudikan oleh Ade (58), warga Desa Dharma Wangi, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang. Bus melaju dari Bandung menuju ke Denpasar.

Yudiyono mengatakan, bus melaju di lajur lambat atau kiri. Sesampainya di Kilometer 705 A kendaraan itu mengalami pecah ban belakang dan bergesekan dengan beton. Selanjutnya timbul percikan api.

“Kejadian itu membuat bus terbakar. Posisi terakhir kendaraan di bahu jalan menghadap ke timur,” kata dia, Rabu, 17 April 2024.

Sementara itu, Dept Head Business and Relation Asta Toll Jomo, Udhi Dwi Saputro mengatakan, 34 penumpang dan empat kru dalam kondisi selamat.

“Alhamdulillah info awal tidak ada korban. Keseluruhan penumpang dan kru sudah keluar bus saat terjadi kebakaran,” kata Udhi.

Para penumpang tersebut, kata dia, berangkat dari Bandung menuju ke Denpasar, Bali. Mereka kini masih menunggu kiriman bus pengganti untuk melanjutkan perjalanan.

“Penumpang dievakuasi ke GT Mojokerto Barat menunggu bus pengganti,” ucapnya. (*/red)

Gempa Kep. Mariana di Pasifik M7,1 Pada 5 April 2024, Tidak Berpotensi Tsunami

By On April 06, 2024


JAKARTA, BM.Online – Telah terjadi gempa bumi di Palung Mariana (Mariana Trench) berkekuatan M7,1 yang kemudian dimutakhirkan menjadi M6,8 pada hari Jum'at tanggal 5 April 2024 pukul 18:03:18 WIB.

Episenter terletak di laut pada koordinat 18,96° LU 145,42° BT dengan kedalaman hiposenter 241 km. Gempa ini merupakan jenis gempa kedalaman menengah yang dipicu aktivitas deformasi batuan dalam slab Lempeng Pasifik yang tersubduksi/menunjam ke bawah Lempeng Mariana (Intraslab Earthquake), dengan mekanisme sesar naik (thrust fault).

Berdasarkan estimasi peta guncangan, gempa ini menimbulkan guncangan dengan skala intensitas IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang) di Pulau Mariana.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa tersebut tidak berdampak merusak karena hiposenternya yang berada di kedalaman menengah sehingga energi yang terlepas dari pusat gempa sudah teratenuasi mengalami perlemahan hingga di permukaan.

Pacific Tsunami Warning Center (PTWC) memberikan informasi bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. Patut disyukuri bahwa gempa ini merupakan jenis gempa kedalaman menengah sehingga deformasi batuan yang terjadi pada slab lempeng tidak mengganggu kolom air laut untuk memicu tsunami.

Berdasarkan hasil pemodelan tsunami dan analisis yang dilakukan oleh BMKG, Gempa Mariana ini tidak menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia. Oleh karena itu masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan tidak percaya dengan berita bohong (hoax) atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.


Sumber: BMKG

Diduga Hendak Aksi Balap Liar, Lima Sepeda Motor Serta Pelaku Diamankan Polisi

By On Maret 31, 2024


CILEGON, BM.Online – Jelang Pelaksanaan Ops Ketupat Maung Tahun 2024, Satuan Samapta Presisi, Satuan Lalu Lintas dan Polsek jajaran Polres Cilegon melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu, 30 Maret 2024, sekira pukul 01.00 WIB.

Kapolres Cilegon, AKBP Eko Tjahyo Untoro melalui Kasat Samapta AKP Asep Gundara Yela mengatakan, kegiatan KRYD dengan sasaran balap liar, tawuran, geng motor, premanisme, minuman kera (miras), prostitusi, dan narkoba, serta kejahatan lainnya.

“Kegiatan patroli ini dilaksanakan di Jalan Protokol Kota Cilegon, Jalan Kembar CM 2 Lingkungan Bonakarta, tempat rawan kejahatan dan keramaian,” ujarnya.

Saat patroli, kata Asep, pihaknya mengamankan delapan orang anak di bawah umur dan lima unit sepeda motor yang hendak melakukan balap liar. Ke-8 orang anak di bawah umur itu, di antaranya berinisial RN (15), US (14), MP (15),  AS (15), RF (15), GR (16), EC (17), MH (13).

Lima unit sepeda motor dan delapan orang anak di bawah umur itu diamankan di Polsek Purwakarta.

Asep mengimbau kepada masyarakat Kota Cilegon untuk membantu tugas Kepolisian dalam hal keamanan di sekitarnya dan untuk orang tua yang memiliki putra dan putri untuk menjaga dan mengawasinya agar tidak menjadi pelaku atau korban kejahatan dan batasi sampai jam 20.00 WIB sudah berada di rumah.

“Apabila menemukan kejadian yang memerlukan kehadiran Kepolisian segera melaporkan ke pihak Kepolisian terdekat atau Call Center 110 Polres Cilegon untuk segera ditindaklanjuti pelaporannya,” tutupnya. (*/red)

Praktisi Hukum Ujang Kosasih SH Sebut DC FIF Tangerang yang Aniaya Wartawan Terancam Delapan Tahun Penjara

By On Maret 22, 2024

Abdul Kabir, Wartawan sekaligus Pimpinan Redaksi media online aktualbanten.id yang diduga mendapat kekerasan dari Debt Colektor (DC) suruhan perusahaan pembiayaan FIF Finance. 

TANGERANG, BM.Online – Lagi dan lagi kekerasan terhadap wartawan terjadi di Indonesia. Kali ini menimpa Abdul Kabir, Wartawan sekaligus Pimpinan Redaksi media online aktualbanten.id yang diduga mendapat kekerasan dari Debt Colektor (DC) suruhan perusahaan pembiayaan FIF Finance di Kampung Munjul, Desa Munjul, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Kamis, 21 Maret 2024.

Kejadian tersebut langsung dilaporkan kepada Kepolisian Sektor Cisoka dengan bukti laporan nomor LP/B/87/III/2024/Polsek Cisoka/Polresta Tangerang/Polda Banten. untuk penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh awak media ini dari korban Abdul Kabir, bahwa sebelumnya dirinya sudah mendapat surat somasi bernomor 019/ARB-Somasi/III/2024 dari Kantor Hukum Ayi Ruba'i selalu kuasa hukum FIF Cabang Rangkasbitung terkait kendaraan yang menjadi pemicu persoalan yang terjadi hari ini.

“Ini kan aneh, persoalan antara debitur dan kreditur yang sudah ditangani secara hukum oleh Kuasa Hukum FIF Rangkasbitung malah dikuasakan kembali kepada jasa DC yang bertingkah seperti preman tanpa menunjukan legalitas, memaksakan kehendak untuk kepentingan pribadi dan golongannya, mengintimidasi seseorang bahkan melakukan tindakan diluar batas dengan menjatuhkan dengan sengaja kendaraan yang sedang saya kendarai hingga melukai fisik saya. Ini saya anggap sudah mengarah ke perbuatan pidana, maka saya laporkan kejadian yang menimpa saya ini ke aparat penegak hukum di wilayah tersebut atau Polsek Cisoka,” ungkap Abdul Kabir sambil memperlihatkan luka-luka yang Ia alami kepada rekan media.

Sementara itu, menyikapi persoalan ini, Ketua Umum Asosiasi Ikatan LPK Indonesia (ILI), Ujang Kosasih, SH ikut angkat bicara terkait penganiayaan terhadap Debitur yang dilakukan Debt Colektor dari perusahaan pembiayaan Finance FIF Tangerang.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Lembaga Perlindungan Konsumen (LPK) Indonesia itu, kejadian percobaan perampasan kendaraan yang mengalami masalah pembayaran (kredit macet) terus terjadi dan disertai dengan kekerasan menganiaya debitur yang dilakukan DC atas suruhan perusahaan pembiayaan.

“Contohnya seperti yang menimpa Abdul Kabir, dimana korban mengalami luka-luka akibat motornya dipepet secara tiba-tiba oleh DC. Saya berani menegaskan, pelaku yang telah melakukan penganiayaan jelas dapat dijerat Pasal 354 KUHP dengan ancaman hukuman delapan tahun penjara,” pungkas Ujang Kosasih. (*/red)

Mobil Toyota Kijang Innova Venturer Terbakar di Depan Pos Polisi Kota Mojokerto, Diduga Akibat Korsleting Listrik

By On Maret 20, 2024


MOJOKERTO, BM.Online – Diduga akibat korsleting listrik, Mobil Toyota Kijang Innova Venturer nopol AG 1968 V terbakar di depan Pos Polisi Lalu Lintas Sekarputih, Kota Mojokerto, Jawa Timur (Jatim), Selasa malam, 19 Maret 2024.

Mobil MPV warna abu-abu itu dikemudikan Rian (29), warga Lingkungan Kedungturi, Kelurahan Gunung Gedangan, Magersari, Kota Mojokerto. Beruntung, Rian beserta istri dan anaknya berhasil menyelamatkan diri.

Ia bersama istri, Fitri (26), dan anaknya yang baru berusia tiga bulan di dalam mobil tersebut.

Satu keluarga ini dalam perjalan pulang dari Dusun Bagusan, Desa Terusan, Gedeg, Mojokerto. Ketika sampai di SPBU Jalan Empunala sekitar pukul 22.00 WIB, Rian mencium aroma sangit di dalam mobilnya. Selain itu, semua lampu indikator di dashboard mobilnya mati.

Rian pun bergegas memarkir mobilnya di depan pos polisi lalu lintas Sekarputih di Kelurahan Gunung Gedangan, Jalan Bypass Mojokerto untuk meminta bantuan. Istrinya juga bergegas mengeluarkan anaknya dari mobil untuk menyelamatkan diri.

“Begitu saya turun untuk mengecek, head lamp yang kanan terbakar,” kata Rian kepada wartawan, Selasa, 19 Maret 2024.

Melihat api kian membesar, Rian menyemprotkan apar ukuran kecil yang selalu ia bawa di dalam mobil. Namun, api yang sudah membakar mesin di dalam kap mobil Innova itu tak bisa padam. Sejumlah polisi juga membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.

“Lalu dua mobil Damkar datang, api dipadamkan pakai apar. Tidak sampai ada ledakan,” ucapnya.

Kebakaran hanya meludeskan bagian mesin mobil minibus tersebut. Rian bersyukur karena Ia, Istri dan anaknya selamat. Selain itu, tidak ada barang berharga yang ikut terbakar.

“Penyebabnya korsleting listrik,” ujarnya. (*/red)

Usai Bercinta dengan Wanita Malam, Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Hotel Kawasan Cilegon

By On Maret 20, 2024


CILEGON, BM.Online – Seorang pria paruh baya ditemukan tewas di kamar hotel, di kawasan Kota Cilegon, Banten, setelah berkencan dengan seorang wanita saat ramadan.

Pria malang tersebut berinisial SI (52) diketahui merupakan warga Kabupaten Karawang. Dikabarkan pria tersebut tewas usai bercinta dengan seorang wanita malam berinisial WSA (28).

Berdasarkan pemeriksaan kepolisian, SI (52) tewas sekira pukul 00.30 WIB setelah masuk kamar hotel bersama seorang teman kencannya.

“Menurut keterangan saksi WSA, sekira pukul 23.45 WIB saksi bersama korban SI tiba di Kamar 04,” kata Kapolsek Cilegon, AKP Choirul Anam kepada wartawan, Selasa, 19 Maret 2024.

Dari keterangan saksi yang juga merupakan teman kencan korban, jika dirinya bersama korban sempat melakukan hubungan badan sebanyak dua kali.

Namun setelah selesai melakukan hubungan badan justru korban mengalami kejang hingga tak sadarkan diri, melibat korban tak sadarkan diri saksi pun langsung meminta pertolongan.

“Setelah dilakukan pengecekan nadi, korban sudah dalam keadaan kaku dan tidak ditemukan denyut nadi alias tidak bernyawa,” ujarnya.

Selanjutnya pihak pengelola hotel langsung melaporkan kepada Polsek Cilegon. Atas laporan tersebut, Kanit SPK bersama Unit Inafis dan piket fungsi Polres Cilegon mendatangi TKP untuk melakukan olah kejadian perkara.

Setelah melakukan olah TKP, kata dia, selanjutnya korban dibawa ke RSUD Kota Cilegon untuk penanganan lebih lanjut.

“Kemudian saksi dibawa ke Polsek Cilegon untuk dimintai keterangan. Saat ini, kasusnya ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Cilegon Polres Cilegon,” ujarnya. (*/red)

Tiga Warga Bojonegoro Tewas dan Dua Masuk RS, Diduga Gegara Minum Miras Oplosan

By On Maret 19, 2024

Foto Ilustrasi. 

BOJONEGORO, BM.Online – Diduga akibat pesta minuman keras (miras) oplosan saat bulan Ramadhan, tiga orang warga di Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), tewas.

Sementara, dua orang lainnya harus dilarikan ke rumah sakit usai berpesta miras oplosan di sebuah warung makan di Desa Duyungan, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro.

Korban tewas miras oplosan, yaitu Didik Suryono (45), Rizky Zentin Bahtian (28), dan Zainal Arifin (27).

Ketiganya merupakan warga Desa Mayangkawis, Kecamatan Balen, Bojonegoro. Sedangkan korban yang harus dilarikan ke rumah sakit adalah Imron (34), warga Desa Mayangkawis, Kecamatan Balen dan Arif Prasetyo (35), warga Desa Duyungan, Kecamatan Sukosewu.

Kasatreskrim Polres Bojonegoro, AKP Fahmi Amrullah mengatakan, pesta miras itu berlangsung di sebuah warung makan di tengah sawah, Desa Duyungan, Kecamatan Sukosewu, Sabtu, 16 Maret 2024.

Diketahui, mereka membawa sendiri miras oplosan tersebut dari rumah dan diminum seharian bersama temannya di warung tersebut.

“Minuman oplosan itu dibawain si Rizky dikemas dalam botol plastik dan diminum bersama. Jadi warung itu tidak menjual minuman keras,” kata AKP Fahmi Amrullah, kepada wartawan, Senin, 18 Maret 2024.

Usai menenggak minuman oplosan tersebut, selanjutnya mereka pun pulang ke rumahnya masing-masing.  Setibanya di rumah mereka ada yang merasakan perutnya mual-mual dan kepala pusing, serta mata berkunang-kunang terus tanpa henti.

Korban bernama Didik Surya ditemukan meninggal dunia di kamar gudang tempatnya bekerja, dan Rizky Zentin Bahtian meninggal di RSUD Sumberjo, Minggu, 17 Maret 2024.

Sedangkan, korban bernama Zainal Arifin juga dinyatakan meninggal di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, Bojonegoro, Senin, 18 Maret 2024.

“Satu korban meninggal di tempat kerja, yang dua korban meninggal di rumah sakit,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang sempat diperiksa dan keterangan petugas medis, korban meninggal akibat pengaruh dari meminum miras oplosan.

“Ada enam saksi yang kami periksa, dan penyelidikan dihentikan karena pelaku yang membawa minuman oplosan itu juga menjadi korban meninggal,” ucapnya. (*/red)

Aksi Balap Liar di Mojokerto Digerebek Polisi, 115 Motor Ditahan

By On Maret 18, 2024


MOJOKERTO, BM.Online – Aparat Kepolisian dari Polres Mojokerto Kota menggerebek aksi balap liar yang meresahkan masyarakat di Desa Japanan, Kecamatan Kemlagi, Kota Mojokerto, Jawa Timur (Jatim).

Sebanyak 115 sepeda motor berhasil disita dan ditahan hingga Lebaran. Para joki maupun penonton balap liar di Desa Japanan kocar-kacir saat polisi menyergap mereka.

Sejumlah penonton balap liar nekat menyembunyikan sepeda motor mereka ke kebun tebu. Namun, petugas memergoki aksi mereka sehingga sepeda motor dan pengemudinya diamankan.

Bahkan, ada pula yang menabrak mobil Satlantas Polres Mojokerto karena panik. Beruntung penonton balap liar itu hanya menderita luka ringan. Sepeda motornya yang rusak turut diamankan Polisi.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel S Marunduri mengatakan, penggerebekan aksi balap liar ini salah satu upaya menciptakan situasi kondusif dan nyaman untuk masyarakat. Karena, kata dia, di Jalan Desa Japanan kerap terjadi aksi balap liar di akhir pekan selama Ramadan.

“Kami menanggapi laporan dari masyarakat mengenai seringnya aksi balap liar yang terjadi setiap Ramadan. Balap liar ini sudah meresahkan masyarakat yang menunaikan puasa,” ujarnya kepada wartawan, Minggu, 17 Maret 2024.

Kasat Lantas Polres Mojokerto Kota, AKP Sudirman menambahkan, dalam penggerebekan ini, pihaknya menyita 115 sepeda motor karena berbagai pelanggaran lalu lintas. Terdiri dari onderdil tidak sesuai spesifikasi teknis 35 sepeda motor, tidak dilengkapi surat 30 sepeda motor, serta 50 sepeda motor disita karena pengendaranya di bawah umur atau tidak mempunyai SIM.

“Seluruh sepeda motor yang kami sita, baru boleh diambil para pemiliknya setelah lebaran sebagai efek jera, agar mereka tidak mengulangi lagi,” ujarnya.

Tidak hanya itu, para penonton dan joki balap liar juga diamankan di Mapolres Mojokerto Kota. Mereka mendapatkan pembinaan tentang pentingnya tertib berlalu lintas dan bahaya balap liar. Selain meresahkan masyarakat, balap liar juga membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Warga Desa Japanan membenarkan jalan di desanya menjadi lokasi favorit aksi balap liar selama Ramadan. Sebab kondisi jalan ini lurus dan mulus.

“Setiap hari Minggu di bulan Ramadan sering terjadi balap liar di sini. Tahun lalu juga sering terjadi hingga saya kesulitan tidur karena suara knalpot brongnya,” pungkasnya. (*/red)

Tiga Orang Terluka, Mobil Porsche Sereduk Livina dari Belakang di Tol Sidoarjo

By On Maret 18, 2024



SIDOARJO, BM.Online – Mobil mewah merk Porsche mengalami kecelakaan di Tol Kejapanan - Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), Minggu, 17 Maret 2024. Satu orang terluka berat usai insiden tabrakan di jalan bebas hambatan itu.

Kanit PJR Polda Jatim 2, AKP Puguh Winarno mengatakan, kecelakaan itu melibatkan mobil Porsche 91 Carrera S nomor polisi B 333 LKA yang dikemudikan oleh Nissan Katama Angkasa, warga Dukuh Pakis, Surabaya, pukul 11.45 WIB.

Mobil itu menabrak Grand Livina warna abu-abu metalik nomor polisi L 1496 ACY yang dikendarai oleh Rudy Andrianto bersama keluarganya, warga Pondok Wage Indah, Taman, Sidoarjo.

Puguh menjelaskan, peristiwa itu berawal ketika mobil Grand Livina melaju dari arah Kejapanan mengarah ke Sidoarjo. Ketika itu arus lalu lintas masih landai lancar dan cuaca juga cerah.

“Namun di kilometer 768.400/B ditabrak oleh kendaraan Posrche yang berjalan searah dari belakang. Sehingga terjadi laka lantas tabrak belakang,” kata Puguh.

Menurut Puguh, pengemudi Porsche hanya mengalami luka ringan usai mengalami kecelakaan itu. Lalu, Rudy mendapatkan luka robek di kepala, dan istrinya, Ani Trihandayani luka berat di leher.

“Akibat dari musibah tersebut satu penumpang mobil Grand Livina mengalami luka berat,” ujarnya.

Sedangkan, mobil Grand Livina mengalami kerusakan parah di bagian belakang. Adapun Porsche hanya mendapatkan kerusakan di bagian kap depan.

Aparat Kepolisian pun saat ini tengah melakukan proses penyelidikan di sekitar lokasi kejadian. Mereka juga meminta keterangan sejumlah pihak yang terlibat dalam kecelakaan. (*/red)

Ledakan di Mako Brimob Surabaya, 10 Orang Mengalami Luka

By On Maret 04, 2024

Kapolda Jatim, Irjen Imam Sugianto saat konferensi pers di Mako Gegana, Senin, 04 Maret 2024. 

SURABAYA, BM.Online – Sebanyak 10 korban mengalami luka akibat ledakan bahan peledak yang disimpan di Markas Detasemen Gegana, Satbrimob Polda Jawa Timur (Jatim), Jalan Gresik, Krembangan, Surabaya.


“Dampak dari ledakan ini ada korban anggota kami, 10 luka ringan. Kenapa anggota kami jadi korban, karena dari gudang untuk menyimpan bahan peledak ke tempat latihan jaraknya dekat sekitar 10 meter,” kata Kapolda Jatim, Irjen Imam Sugianto dalam konferensi pers di Mako Gegana, Senin, 04 Maret 2024.


Kapolda menjelaskan, saat ledakan itu terjadi, ada sebanyak 15 orang anggota Gegana yang sedang melakukan latihan olah TKP pasca-kejadian ledakan.


“Kebetulan anak buah kami ada 15 yang sedang latihan olah TKP pasca-ledakan di kontainer, data center, jaraknya sekitar 10 meter dari gudang. Kami lihat ke TKP tadi kaca-kacanya pecah, efek kaca itu semburan ke dalam mengenai anggota yang sedang latihan. Namun yang lima tidak apa-apa, yang 10 kena pecahan kaca. Semuanya luka ringan dan sudah ditangani di RS Bhayangkara,” ujarnya.


Sebelumnya, berdasarkan pantauan, ada dua ambulans Brimob dan dua ambulans milik Polres Tanjung Perak tiba di RS Bhayangkara, Jalan Ahmad Yani Surabaya.


Terlihat petugas gabungan dari RS dan Kepolisian membawa satu orang diduga korban ledakan dengan kursi roda dan satu orang menggunakan brankar stretcher (kasur darurat rs).


Ledakan sangat keras dari Mako Gegana, Satbrimob Polda Jatim itu terdengar pukul 10.30 WIB hingga radius 3 kilometer. Selain itu, terjadi ledakan susulan sekitar pukul 13.10 WIB.


Sebelumnya Kapolda juga menyebutkan, ledakan keras di Mako Brimob Jalan Gresik, Krembangan, Surabaya diduga berasal dari sisa bahan peledak di dalam gudang.


“Hari ini tanggal 4 Maret pukul 10.19 WIB di Kantor Subdensi Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jatim itu terjadi ledakan,” kata Imam.


Imam mengatakan bahwa sisa temuan bahan peledak ini rencananya hendak dimusnahkan. Namun, bahan peledak ini meledak lebih dulu sebelum didisposal.


"Diduga ledakan ini berasal dari sisa-sisa temuan bahan peledak yang akan dimusnahkan, akan didisposal. Jadi kebetulan Jibom Gegana Polda Jatim ini kita belum memiliki gudang yang standar, jadi sisa-sisa bahan peledak itu disimpan di sebelah kantor gegana dan pagi tadi meledak," ujarnya. (*/red)

Warga Pontang Dikejutkan dengan Penemuan Mayat Pria dalam Kondisi Sudah Membusuk

By On Maret 04, 2024


SERANG, BM.Online – Warga nelayan di Pantai Cerocoh, Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Banten, dikejutkan dengan adanya sesosok mayat pria tergeletak di antara pohon bakau pada Minggu, 03 Maret 2024.


Mayat pria berkaos dan bercelana pendek yang tidak ditemukan identitasnya ini ditemukan dalam kondisi sudah membusuk.


Untuk mengetahui penyebab kematian, jasad pria tanpa identitas ini dilarikan ke RS Bhayangkara di Kota Serang.


“Mayat pria tanpa identitas ini diperkirakan berusia 40 tahun, tinggi sekitar 165 cm dan tidak memiliki ciri-ciri khusus,” kata Kapolsek Pontang, AKP Junaedi kepada wartawan, Senin, 04 Maret 2024.


Kapolsek menjelaskan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh Sarnadi (39), dan Kaspin (50), nelayan warga setempat yang sebelumnya mencium bau busuk. Penemuan mayat selanjutnya dilaporkan ke Polsek Pontang.


Berbekal informasi warga, personil Reskrim Polsek Pontang, Tim Inafis Polres Serang serta petugas medis RS Bhayangkara segera bergerak ke lokasi. Setiba di lokasi, petugas segera melakukan pengamanan dan melakukan olah TKP.


“Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan identitas diri pada tubuh korban. Selanjutnya petugas mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara,” jelasnya.


Terkait kondisi jasad yang sudah membusuk, Kapolsek memprediksi korban meninggal dunia lebih dari dua hari. Meski demikian, pihaknya belum dapat memberikan keterangan terkait penyebab kematian karena harus dilakukan autopsi terlebih dahulu.


“Untuk penyebab kematian belum diketahui karena harus dilakukan autopsi terlebih dahulu,” pungkasnya.


Kapolsek menambahkan, mayat pria tanpa identitas ini diperkirakan bukan warga setempat, karena tidak ada warga yang kenal atau merasa kehilangan anggota keluarganya.


“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan salah satu anggota keluarganya, bisa melapor ke kantor Polsek terdekat atau langsung ke RS Bhayangkara di Kota Serang,” imbau Kapolsek. (*/red)

Empat Nelayan Tewas Tersambar Petir di Perairan Pulo Panjang, Ditpolairud Lakukan Evakuasi

By On Februari 06, 2024


SERANG, BM.Online – Personel Ditpolairud Polda Banten melakukan evakuasi laka laut perahu nelayan KM Anugera yang tersambar petir dan menyebabkan empat orang meninggal dunia di perairan Pulo Panjang, Kabupaten Serang, Banten, Senin, 05 Februari 2024.


Direktur Polisi Air dan Udara (Dirpolairud) Polda Banten, Kombes Pol Yunus Hadith Pranoto mengatakan, pihaknya telah melakukan evakuasi laka laut perahu nelayan KM Anugera yang tersambar petir di perairan Pulo Panjang.


Yunus menjelaskan, perisitiwa tersebut terjadi berawal pada Senin, 05 Februari 2024, sekira pukul 03.00 Wib, perahu nelayan payang KM Anugera berangkat mencari ikan menuju perairan sekitar utara Pulau Panjang dengan membawa tujuh orang ABK. Sekira pukul 07.00 Wib, perahu tersebut tiba-tiba tersambar Petir.


“Akibat kejadian tersebut, empat orang ABK KM Anugera meninggal di TKP, yaitu berinisial HM (40), JM (50), SA (50) dan SE (60). Semua korban merupakan warga Bojonegara,” ucap Yunus.


Yunus mengimbau para nelayan agar terus memperhatikan keselamatan dalam berlayar.


“Saya mengimbau kepada para nelayan agar selalu berhati-hati dan menjaga keselamatan dalam berlayar, mengingat saat ini sedang musim penghujan disertai petir,” tutup Yunus. (*/red)

Gegara Maling BH dan CD, Pria di Probolinggo Nyaris Jadi Bulan Bulanan Massa

By On Februari 03, 2024


PROBOLINGGO, BM.Online – Seorang pria berinisial MS (34), warga Desa Pajarakan Kulon, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo hampir jadi bulan-bulanan massa setelah tepergok mencuri celana dalam dan kutang (BH) di Kecamatan Gending.


Peristiwa itu terjadi pada Jum'at siang, 02 Februari 2024, di rumah milik Hopsatun Hasanan (45).


Saat itu, pelaku mengendarai sepeda motor Vario merah nopol N 6176 U. Ia berhenti lalu menaruh sepeda motornya sekitar 50 meter dari rumah korban.


Pelaku lalu kemudian masuk ke halaman rumah korban dan mengambil celana dalam, BH serta baju yang dijemur. Saat itu memang celana dalam dan BH korban memang tengah dijemur di halaman depan rumah.


“Saya gak tahu pasti, tapi yang memergoki itu anak saya. Dia dan anak saya sampai berantem, sambil minta maaf dan minta agar dilepaskan. Kalau pas ngambil celana dalam, BH dan baju saya langsung dimasukkan ke celananya,” kata Hopsatun kepada wartawan di Polsek Gending.


Sementara itu, Kapolsek Gending AKP Sugeng Harianto mengatakan, setelah mendengar ada kasus pencurian, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian lalu langsung mengejar pelaku yang saat itu sudah kabur dan meninggalkan kendaraannya.


“Jadi pelaku sempat kabur dan sepeda motornya ditinggal, meskipun sebelumnya sudah ditangkap sama anak korban tapi pelaku melarikan diri. Sampai akhirnya petugas yang mengejar berhasil mengamankan pelaku di Desa Randupitu, Gending,” ujar Sugeng.


Setelah diamankan, lanjut Sugeng, pelaku nyaris dihajar massa, namun kemudian dibawa ke Mapolsek Gending. Tak lama, pihaknya kemudian memanggil korban dan keluarga pelaku untuk dimediasi. Meski proses mediasi sempat alot, tapi akhirnya pihak korban bersedia memaafkan perbuatan pelaku.


“Sempat alot karena ada beberapa hal, tapi sekarang sudah selesai alias damai dan kedua belah pihak sudah bertandatangan di atas materai. Yang tadi kami amankan di TKP, itu sepeda motor pelaku, BH, celana dalam dan kaos milik korban,” pungkasnya. (*/red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *