Serang - BM.Online - Pekerjaan proyek infrastruktur suatu persyaratan prioritas utama untuk masyarakat yang membutuhkan demi melancarkan mobilitas khusus nya pengguna jalan Kampung Gosali RT/RW 017/004 Desa Bojong Catang, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang Provinsi Banten.
Berdasarkan hasil pantauan dan investigasi dilapangan dalam pembangunan proyek rabat beton tersebut terlihat ada nya suatu kejanggalan dalam teknis kerja yang diduga tidak sesuai dengan harapan kemungkinan besar mengurangi spesifikasi mutu dan juga kwalitasnya. Pada Sabtu 21/9/2024
Di temui dilokasi salah satu pekerja berinisial (A) saat dikonfirmasi untuk dimintai keterangan nya mengatakan bahwa semua pekerja orang pribumi semua.
"Berkaitan untuk jasa upah saya borongan pak tapi gak tau diborongkan berapa- berapa nya inti nya mah diborong gitu aja pak selesai baru di bayar dan saya hanya mengikuti arahan dari Desa saja. Jelasnya
Lanjut,"Pekerja semua berjumlah tujuh (7) orang untuk mengenai fisik dengan panjang 286 meter dengan ketebalan 15 centi meter dan untuk lebar nya 2,5 meter jika ingin lebih jelas nya temui saja tim pelaksana kerja yang bernama Robi dan Paul. Imbuhnya
Masih lanjut ,awak media mencoba mengkroscek
Lebih detail biar lebih akurat sesuai keinginan dan juga harapan dari masyarakat ,namun apa setelah tim cek di lokasi, kegiatan proyek rabat beton tersebut ,baru seumur jagung sudah mengalami keretakan vertikal dan horizontal sangat miris sekali akibat minim nya, pengawasan tim pelaksana kerja(TPK) kini jadi bahan Sorotan tim aktivis, yang di duga dalam kegiatan pembangunan tersebut di jadikan, untuk ajang Bancakan demi meraup keuntungan. Pribadi.
Di tempat terpisah awak media mencoba konfirmasi menghubungi sekretaris desa( sekdes) Aripin melalui via telfon dan chat WhatsApp namun sangat disayangkan ,nomor awak media di blokir, di duga sekdes tersebut alergi kepada wartawan untuk di mintai keterangan nya.
Catatan terpenting kami sebagai awak media akan mencoba konfirmasi dan berkordinasi kepada pihak dinas terkait ,baik dari DPMD dan juga inspektorat kabupaten serang untuk segera melakukan peninjauan dan mengcroscek ulang dilapangan bila terbukti ada nya unsur kesengajaan dalam kegiatan tersebut kami minta pihak terkait untuk segera ambil tindakan dan beri sangsi .imbuh nya
Sampai berita ini diterbitkan pihak- pihak terkait saat ini juga belum bisa dikonfirmasi untuk di mintai keterangan tutup nya.
(Masturo)
Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next
Next Post »
Next Post »
