Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.

Proyek Pembangunan P3-TGAI Di Kampung Pabuaran Desa Singamerta Curi - Curi Star Dan Di Duga Langgar Keterbukaan Informasi Publik (KIP)



Serang - BM.Online - Program percepatan peningkatan tata guna air irigasi
(P3-TGAI) Kini Bertujuan Untuk melancarkan sumber daya air ( SDA)suatu kebutuhan masyarakat Melakukan dalam pengelolaan dan pengawasan terhadap   penggunaan, pemanfaatan sumber daya air agar tetap berkelanjutan pada sabtu 28/9/2024.

Berdasarkan hasil pantauan dan infestigasi dilokasi terlihat ada nya 
suatu Kejanggalan ,dalam teknis pekerjaan pembangunan saluran air irigasi ,tersebut dipekerjakan asal -asalan terlihat amburadul yang di duga tidak sesuai perencanaan, standar operasional prosedur ( SOP)


Hasil infestigasi dilapangan secara kasat mata kami sebagai aktifis berperan aktif dalam sosial kontrol yang mana dalam pelaksanaan pembangunan proyek saluran irigasi ,ikut serta untuk mengawasi dan mengontrol yang mana di atur dalam undang -undang keterbukaan informasi publik nomor 14 tahun 2008.


Ditemui di lokasi salah satu Pekerja yang tidak mau disebut nama nya saat dikonfirmasi ,mengatakan ,saya cuma Pekerja saja pak ,untuk mengenai ketua kelompok saya tidak tau ,saya baru kerja lima hari terkait ongkos upah Jasa nya ,saya dibayar harian untuk tukang 150 rb dan untuk keneknya 120 rb berkaitan dengan fisik untuk dalam Dan tingi 70 cm dengan lebar 35 cm untuk panjang nya 300 meter pak, saya disuruh kerja atas perintah dari kepala desa yang menggajih juga pa kades ucap nya.


Ditempat terpisah awak Media mencoba Konfirmasi,mendatangi kantor desa ,di temui salah satu stap desa , mengatakan bahwa, kepala desa tidak ada belum kesini pak, kades nya .


Masih ditempat yang sama awak media mencoba konfirmasi, melalui lewat chat via WhatsApp ( Mujahid)untuk menggali informasi lebih  lanjut , Alhamdulillah ,kepala desa merespon cepat(mujahid) iya kang  menjawab saya lagi  diluar kang ada keperluan,mau arah Cilegon ,perihal berkaitan dengan ada nya proyek program P3-TGAI saya sudah serahkan Langsung ,di ketua kelompok tani ,saya gak ngurusin ,info nya sih belum turun anggaran nya kang,untuk papan informasi nanti saya akan tegor ketua kelompok nya.


Akibat minimnya pengawasan dari pihak dinas terkait proyek tersebut jadi sorotan aktivis kami sebagai awak media meminta untuk meninjau dan mengkroscek dilapangan agar mengetahui sudah sejauh mana pekerjaan tersebut karna ini menyangkut uang hasil pajak yang di bayarkan tersalur melalui anggaran pendapatan dan belanja negara ( APBN)


Hingga berita diterbitkan pihak pihak terkait belum bisa dikonfirmasi.



( Red/Masturo)

Previous
« Prev Post
Show comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *