KABUPATEN SERANG, 31 Oktober 2026 — Warga Kampung Pasir Salam, Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, mengeluhkan matinya sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) di lingkungan mereka.
Pantauan warga, lampu tenaga surya yang merupakan bantuan hibah tersebut sudah beberapa hari tidak menyala saat malam tiba. Akibatnya, akses jalan utama kampung menjadi gelap gulita dan dinilai membahayakan pengguna jalan.
Kondisi gelap ini dikeluhkan warga, terutama yang beraktivitas malam hari sepulang kerja, anak sekolah yang mengaji, hingga ibu-ibu. Selain rawan kecelakaan, warga juga khawatir akan gangguan keamanan dan kriminalitas.
"Warga Kampung Pasir Salam sangat berharap kepada pihak terkait, dinas atau instansi yang berwenang, kiranya dapat segera meninjau dan memperbaiki lampu jalan tersebut agar dapat berfungsi kembali sebagaimana mestinya. Semoga segera ditindaklanjuti demi kenyamanan dan keamanan kita semua," ujar salah satu perwakilan warga kepada media, sabtu(31/10).
*Dikonfirmasi Pihak Terkait, Akui Hibah ESDM dan Berjanji Akan Cek*
Saat dikonfirmasi, pihak terkait yang akrab disapa Bapak Jul membenarkan bahwa lampu tersebut merupakan program hibah dari Kementerian ESDM.
"Betul pak. Itu hibah dari kementerian ESDM dulu ya pak. Untuk saat ini ntar kita coba cek dulu pak," ujarnya singkat.
Namun sangat disayangkan, hingga berita ini diturunkan pada Jumat malam (31/10), belum ada pengecekan maupun perbaikan dari pihak terkait di lokasi.
Warga pun mempertanyakan komitmen pemeliharaan aset hibah tersebut. Padahal, setiap bulan warga tetap dibebani *pajak Penerangan Jalan Umum (PPJ) sebesar 10% di setiap pembayaran tagihan listrik*, namun fasilitas penerangan jalan yang ada justru tidak berfungsi.
Warga berharap Dinas Perhubungan Kabupaten Serang atau pihak pengelola PJUTS segera turun ke lapangan untuk melakukan perbaikan, agar fungsi lampu jalan tenaga surya kembali normal dan memberikan rasa aman.
« Prev Post
Next Post »
